Hendropriyono: Setelah FPI Akan Ada Lagi, Tunggu Giliran : Burkelandya News

Hendropriyono: Setelah FPI Akan Ada Lagi, Tunggu Giliran : Burkelandya News

JAKARTA - Mantan Kepala Negara Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia saat ini merasa lega atas pembubaran atau pelarangan segala aktivitas organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) oleh pemerintah.

Hendropiyono juga menyebutkan bahwa setelah pembubaran FPI, selanjutnya adalah giliran organisasi yang melindungi eks FPI dan juga para provokator. "AM Hendropriyono : Organisasi pelindung ex FPI dan para provokator tunggu giliran," cuit Hendropriyono dalam akun Twitternya, @edo751945, dikutip Kamis (31/12/2020).

Baca Juga: FPI Dibubarkan, Hendropriyono Bilangan Masyarakat Merasa Lega

"Tgl 30 Des 2020 masy bgs Indonesia Ikut merasakan lega, krn mendapat hadiah berupa kebebasan dari rasa takut yg mencekam selama ini," katanya.

Dikatakan Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Kepala Negara dan Sekolah Tinggi Hukum Militer ini, para benalu demokrasi adalah para provokator dan demagog yang termasuk dalam kejahatan terorganisasi (organized crime).

 Baca Juga: Media Asing Soroti Aksi Kemanusiaan FPI Pasca-Dibubarkan Pemerintah

Menurutnya, kegiatan FPI telah dilarang oleh pemerintah provinsi karena semakin jauh dari kehidupan masyarakat Pancasila yang toleran terhadap perbedaan. "Rakyat kini bisa berharap Pandangan hidup lebih tenang, di alam demokrasi yg bergulir sejak reformasi 1998," cuitnya.

Dengan dilakukannya pembubaran FPI, ke Menuju masa depan tidak akan ada lagi aksi penggerebekan terhadap orang yang melakukan menjalankan ibadah. "Tidak akan ada lagi penggerbegan thd org yg sdg beribadah, thd acara pernikahan, melarang mnghormat bendera merah putih, razia di cafe-cafe, mini market, toko2 obat, warung Hewan pemakan daging, mall dan lain lain kegiatan yg main hakim sendiri," katanya.

Dikatakan Hendropriyono, kegiatan kriminal yang terorganisir Berhubungan dengan kedok agama, kini telah dihentikan pemerintah demi tegaknya Pengampunan hukuman dari presiden sekaligus disiplin sosial. "Hanya dg disiplin kita bs mncapai stabilitas dan hanya dg stabilitas kita dpt bekerja, utk mencapai keamanan dan kesejahteraan bersama," cuitnya.

Diketahui, Pemerintah resmi melarang segala aktivitas dan penggunaan atribut FPI. Pelarangan tersebut tertuang dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tertanggal 23 Desember tahun 2014 yang mencabut legal standing (kedudukan hukum) organisasi masyarakat tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukuman dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengumumkan larangan atas segala aktivitas FPI saat konferensi pers bersama Berhubungan dengan 10 petinggi Kementerian dan Lembaga, Rabu (30/12/2020) di Kantor Kemenko Polhukam, DKI Jakarta Pusat.

"Berdasarkan peraturan undang-undang dan sesuai Berhubungan dengan putusan MK nomor 82 PU/11/2013 tertanggal 23 Desember Tahun 2014 pemerintah provinsi melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dikerjakan FPI karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing baik sebagai keterangan maupun sebagai organisasi biasa," kata Mahfud.

abdul rochim

Mahfud menuturkan, secara de jure per tanggal 20 Juni 2019 sebenarnya FPI telah resmi bubar sebagai ormas. Akan tetapi, mereka tetapi melakukan beragam aktivitas kegiatan organisasi yang bertentangan Berhubungan dengan hukum.

Mulai dari razia sepihak, melakukan tindak kekerasan, hingga provokasi. Aktivitas tersebut, Bersambung Mahfud, membuat ketertiban dan keamanan terganggu.

"FPI sejak 20 Juni 2019 secara de jure telah bubar sebagai ormas. Tetapi sebagai organisasi FPI tetapi melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan, dan bertentangan Berhubungan dengan hukum. Seperti tindak kekerasan, sweeping atau razia secara sepihak, provokasi, dan lain sebagainya," ungkapnya.

(amr)

Anda mengunjungi artikel tentang Hendropriyono: Setelah FPI Akan Ada Lagi, Tunggu Giliran : Burkelandya News. Dapatkan berita dan informasi terkini lainya di website ini.

Leave a reply "Hendropriyono: Setelah FPI Akan Ada Lagi, Tunggu Giliran : Burkelandya News"