Sriwijaya Air SJ 182 jatuh, PMI sediakan 100 kantong jenazah – ANTARA News

Sriwijaya Air SJ 182 jatuh, PMI sediakan 100 kantong jenazah

Jakarta (ANTARA) - Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyediakan 100 kantong jenazah menyusul keterangan Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang Kehilangan cairan tubuh kontak dan diperkirakan jatuh di Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta sekitar pukul 14.47 WIB.

"Merespon kejadian Kehilangan cairan tubuh kontak tersebut, PMI merespon dengan menyiagakan pertama Berhubungan dengan standby call dengan relawan sebanyak 50 orang hingga kantung jenazah 100 buah," kata Kasub Divisi penanggulangan bencana PMI pusat Ridwan S Charmab dalam keterangan di DKI Jakarta, Sabtu.

Selain itu, kata Ridwan, PMI juga menyiapkan perahu karet yang akan digerakkan di sekitar Pantai Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, Banten, serta lima unit ambulan jenazah di lokasi yang sama.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 KoHubungan Jakarta-Pontianak hilang kontak sejak pukul 14.47 WIB di Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pesawat yang tinggal landas pada pukul 14. 36 WIB itu kehilangan kontak di sekitar wilayah Pulau Lancang dan Pulau Laki Kepulauan Seribu.

Pesawat tersebut, diinformasikan membawa 59 orang penumpang, 53 Dewasa, lima Anak dan satu Bayi dan saat ini tim SAR gabungan saat ini masih dalam proses pencarian disekitar Pulau Lancang dan menemukan beberapa serpihan yang diduga serpihan pesawat Sriwijaya.


Baca juga: Mantan Ketum PB HMI penumpang pesawat Sriwijaya yang hilang
Baca juga: Polres Tanjung Priok buka posko Sriwijaya Air di JICT II
Baca juga: Bupati: Pesawat Sriwijaya Air jatuh di perairan Pulau Laki

Pewarta: Ricky Prayoga dan Laily Rahmawati
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Anda mengunjungi artikel seputar Sriwijaya Air SJ 182 jatuh, PMI sediakan 100 kantong jenazah - ANTARA News. Temukan berita dan informasi terkini lainya di website ini.

Leave a reply "Sriwijaya Air SJ 182 jatuh, PMI sediakan 100 kantong jenazah – ANTARA News"